Lewati ke konten
Ravington
Kembali ke berita
Dunia

Pemimpin AfD Weidel Berjanji Pulihkan Hubungan dengan Rusia

Capital.gr
WhatsApp

Ketua partai populis sayap kanan Alternatif untuk Jerman (AfD), Alice Weidel, telah berjanji untuk memulihkan hubungan Jerman dengan Rusia jika partainya menang dalam pemilu mendatang. Pernyataan ini muncul menjelang pemilihan penting di dua negara bagian, di mana AfD diperkirakan akan meraih hasil yang kuat. Weidel mengkritik kebijakan pemerintah federal saat ini terhadap Rusia dan menyerukan perubahan arah. Ia menekankan bahwa kerja sama yang erat dengan Rusia adalah kepentingan Jerman dan Eropa. Pengumuman ini memicu perdebatan kontroversial di lanskap politik Jerman.

AfD kembali memposisikan diri sebagai kekuatan pro-Rusia, yang sebelumnya telah menyebabkan ketegangan internal partai. Weidel berargumen bahwa sanksi terhadap Rusia merugikan ekonomi Jerman dan membahayakan pasokan energi. Ia mendukung solusi diplomatik untuk konflik Ukraina dan menolak pengiriman senjata ke Ukraina. Sikap ini mendapat dukungan dari sebagian pemilih, namun menuai kritik tajam dari partai lain.

Pemilihan negara bagian di Saxony dan Thuringia dianggap sebagai uji coba sentimen politik di Jerman timur, di mana AfD sangat kuat. Jajak pendapat menunjukkan partai tersebut di atas 30 persen di kedua negara bagian. Kesuksesan dapat memperkuat posisi Weidel di dalam partai dan meningkatkan tekanan pada pemerintah federal. Namun, pengamat politik memperingatkan polarisasi masyarakat lebih lanjut.

Reaksi dari Rusia tidak lama datang: Kremlin menyambut pernyataan Weidel dan memberi isyarat kesediaan untuk berdialog. Para ahli melihat ini sebagai upaya Rusia untuk mempengaruhi politik Jerman. Pemerintah federal, sebaliknya, menekankan solidaritasnya dengan Ukraina dan menolak pendekatan terhadap Rusia. Menteri Luar Negeri Annalena Baerbock memperingatkan tentang "naivitas berbahaya" terhadap Moskow.

Secara keseluruhan, langkah Alice Weidel menunjukkan perpecahan mendalam dalam masyarakat Jerman mengenai masalah Rusia. Sementara AfD menginginkan pelonggaran ekonomi, pihak lain memperingatkan pengkhianatan nilai-nilai Eropa. Pemilu mendatang akan menunjukkan apakah posisi ini dapat memperoleh mayoritas atau apakah partai-partai mapan dapat memobilisasi pemilih mereka.

Tanya tentang berita ini

Jawaban AI hanya dari berita ini.

Ini ringkasan singkat buatan AI. Artikel lengkap ada di sumbernya.

Baca selengkapnya di sumbercapital.gr

Berita ini di sumber lain · 1

Germany

Berita terkait