Lewati ke konten
Ravington
Kembali ke berita
Olahraga

Mengapa Jerman begitu hebat dalam adu penalti?

FourFourTwo
WhatsApp

Jerman lama dianggap sebagai raja adu penalti yang tak terbantahkan di Piala Dunia FIFA. Sebelum pertandingan melawan Paraguay di Boston, Jerman telah memenangkan semua empat adu penalti Piala Dunia sebelumnya. Dari total 24 penalti yang diambil pemain Jerman dalam adu penalti Piala Dunia, mereka mencetak 20 gol. Rekor mengesankan ini menjadikan mereka salah satu tim paling ditakuti dalam situasi tekanan. Satu-satunya kegagalan sebelum Kai Havertz, Nick Woltemade, dan Jonathan Tah meleset melawan Paraguay adalah penalti Uli Stielike yang diselamatkan oleh Jean-Luc Ettori dari Prancis pada tahun 1982. Antara 1982 dan 2026, Jerman telah mengkonversi setiap penalti yang mereka ambil di turnamen.

Efisiensi Jerman dari titik penalti tidak terbatas pada adu penalti, tetapi juga terlihat dalam waktu normal. Dalam sejarah Piala Dunia, Jerman (termasuk Jerman Barat) telah menerima 14 penalti dalam pertandingan dan berhasil mengkonversi 12 di antaranya. Konsistensi ini menekankan kekuatan teknis dan mental para pemain. Kiper Jerman juga memainkan peran penting: dari 24 penalti yang dihadapi, lawan hanya mencetak 14 gol. Delapan diselamatkan, dan dua meleset – termasuk tembakan terkenal Chris Waddle yang melambung di atas gawang pada tahun 1990 dan kegagalan Antonio Sanabria pada tahun 2026.

Rangkaian kesuksesan dimulai pada semifinal 1982 dengan kemenangan adu penalti 5-4 atas Prancis setelah imbang 3-3 setelah perpanjangan waktu. Empat tahun kemudian di perempat final 1986, mereka mengalahkan tuan rumah Meksiko 4-1 setelah pertandingan tanpa gol. Di semifinal 1990, Jerman mengatasi Inggris 4-3 setelah imbang 1-1. Terakhir, mereka memperpanjang rekor sempurna mereka di perempat final 2006 dengan mengalahkan Argentina 4-2 setelah imbang 1-1. Keberhasilan historis ini telah memperkuat mitos kekuatan penalti Jerman.

Aspek psikologis tidak bisa diremehkan. Pemain Jerman dikenal karena ketenangan dan disiplin mereka, yang membuat mereka sangat efektif dalam situasi tekanan. Latihan dan persiapan penalti sangat intensif, dan tim telah mengembangkan budaya keandalan. Bahkan di momen-momen krusial, para pemain tetap tenang dan fokus pada eksekusi.

Meskipun kegagalan baru-baru ini melawan Paraguay, Jerman tetap menjadi salah satu tim terbaik dalam adu penalti. Kombinasi dari rekor historis, presisi teknis, dan kekuatan mental membuat mereka menjadi lawan yang ditakuti. Para penggemar masih bisa mengandalkan kemampuan penalti tim mereka, meskipun rekor sempurna kini telah terputus.

Tanya tentang berita ini

Jawaban AI hanya dari berita ini.

Ini ringkasan singkat buatan AI. Artikel lengkap ada di sumbernya.

Baca selengkapnya di sumberfourfourtwo.com

Berita terkait