
Apple menuduh penyelidik antitrust India menyalin klaim dari pesaing tanpa analisis independen, mendesak Komisi Persaingan India untuk membatalkan kasus tersebut. Perusahaan yang menguasai kurang dari 6% pasar ponsel pintar India ini membantah tuduhan perilaku kasar di App Store dan kewajiban menggunakan sistem pembayarannya sendiri. Apple mengklaim tim investigasi menyalin secara verbatim pengajuan dari lawan seperti Match dan Paytm, serta menyalin grafik dari putusan UE. Apple juga berargumen bahwa mereka tidak diberi kesempatan untuk memberikan bukti lisan, tidak seperti Google dalam kasus serupa. Apple memperingatkan bahwa perubahan paksa dapat mengganggu model bisnisnya dan menghambat investasi di ekonomi digital India.
Tanya tentang berita ini
Jawaban AI hanya dari berita ini.
Ini ringkasan singkat buatan AI. Artikel lengkap ada di sumbernya.
Baca selengkapnya di sumbermacrumors.com