Lewati ke konten
Ravington
Kembali ke berita
Gaya Hidup

Asena Tinggalkan Tari Oriental, Beralih ke Horon karena Cinta Pria Trabzon

Günebakış
WhatsApp

Asena, seorang penari terkenal yang dikenal dengan penampilan tari oriental atau perutnya, kembali menjadi sorotan publik karena perubahan mengejutkan dalam kehidupan pribadinya. Ia menjalin hubungan asmara dengan pengusaha Kani Kudu yang berasal dari Trabzon, dan tampaknya hal ini memengaruhi gaya tarinya. Kini, Asena lebih sering terlihat menari horon, tarian tradisional dari wilayah Laut Hitam, daripada tari oriental. Pada Festival Orhangazi Kadırga ke-23 yang diadakan pada 26-28 Juni 2026, pasangan ini terlihat menari horon bersama, dan video tersebut dengan cepat menjadi viral di media sosial.

Asena, yang berasal dari Rize, kota lain di wilayah Laut Hitam, telah menekankan kedekatannya dengan budaya daerah tersebut. Dalam sebuah penampilan baru-baru ini di tempat hiburan dengan musik live, ia tidak hanya menari horon sendiri, tetapi juga membagikan video tariannya di akun media sosialnya. Perkembangan ini menimbulkan pertanyaan apakah ia telah benar-benar meninggalkan tari oriental. Dalam pernyataan sebelumnya, ia telah mengindikasikan bahwa ia ingin meninggalkan kehidupan panggung lamanya dan mengadopsi gaya hidup yang lebih tenang.

Pasangan ini kini tinggal di sebuah peternakan di Yalova, di mana Asena menjalani kehidupan yang lebih alami dan santai. Hubungannya dengan Kani Kudu, yang berasal dari Trabzon, tampaknya telah memperluas wawasan budayanya. Video tarian horon mereka memicu komentar di media sosial seperti "Cinta Laut Hitam telah mengubah Asena." Para penggemarnya terkejut sekaligus senang dengan transformasi budaya ini.

Karier Asena selama ini didominasi oleh tari oriental, namun kini ia tampaknya membuka babak baru. Kombinasi antara asal-usulnya dari Rize dan cintanya pada pria Trabzon membuat peralihan ke horon masuk akal bagi banyak orang. Reaksi publik sebagian besar positif, dan banyak yang penasaran dengan kejutan lain apa yang akan dihadirkan oleh kisah cinta yang penuh warna ini.

Masih harus dilihat apakah Asena akan sepenuhnya meninggalkan tari oriental atau dapat menggabungkan kedua gaya tari tersebut. Yang pasti, hubungannya dengan Kani Kudu tidak hanya memengaruhi kehidupan pribadinya, tetapi juga arah artistiknya. Bulan-bulan mendatang akan menunjukkan bagaimana perkembangan ini berlanjut dan apakah Asena mungkin memulai proyek tari baru di wilayah Laut Hitam.

Tanya tentang berita ini

Jawaban AI hanya dari berita ini.

Ini ringkasan singkat buatan AI. Artikel lengkap ada di sumbernya.

Baca selengkapnya di sumbergunebakis.com.tr

Berita terkait