Lewati ke konten
Ravington
Kembali ke berita
Dunia

UEA Izinkan Warga Bepergian ke Lebanon Mulai 29 Juni

Khaleej Times
WhatsApp

Uni Emirat Arab (UEA) telah mengizinkan warganya untuk bepergian ke Lebanon mulai Senin, 29 Juni 2026, menurut Kementerian Luar Negeri (Mofa). Namun, kementerian menekankan bahwa perjalanan hanya akan diizinkan dengan syarat ketat, dengan pendaftaran wajib pada layanan Twajudi sebelum keberangkatan. Warga UEA tidak akan diizinkan meninggalkan bandara UEA kecuali mereka terdaftar di platform tersebut. Otoritas memperingatkan bahwa kegagalan mematuhi persyaratan dapat menyebabkan penundaan perjalanan atau konsekuensi hukum potensial.

Kementerian juga mengatakan bahwa pelancong harus memberi tahu otoritas tentang kepulangan mereka melalui platform Twajudi yang sama setelah perjalanan selesai. Keputusan ini mengikuti imbauan sebelumnya yang dikeluarkan pada 30 April, ketika UEA memberlakukan pembatasan perjalanan bagi warga negara yang menuju Iran, Lebanon, dan Irak di tengah perkembangan regional. Pada saat itu, warga negara yang sudah berada di negara-negara tersebut didesak untuk kembali ke UEA sebagai tindakan pencegahan.

Keputusan ini merupakan bagian dari komitmen UEA untuk memantau kesejahteraan warganya di luar negeri dan memastikan keselamatan mereka. Kementerian Luar Negeri menekankan pentingnya mematuhi semua instruksi dan imbauan yang dikeluarkannya. Dalam keadaan darurat, warga UEA disarankan untuk menghubungi kementerian melalui hotline di +971 800 24. Langkah ini menunjukkan pelonggaran bertahap setelah pembatasan sebelumnya.

Pelonggaran ini kemungkinan mencerminkan perbaikan situasi keamanan di Lebanon, meskipun kondisi tetap rapuh. UEA tetap berhak menyesuaikan kebijakan kapan saja. Para pelancong harus memeriksa persyaratan terbaru sebelum berangkat. Pemerintah Lebanon menyambut baik keputusan ini sebagai sinyal positif. Sektor pariwisata dan ekonomi Lebanon mungkin mendapat manfaat dari kembalinya wisatawan Emirat.

Namun, situasi politik dan ekonomi di Lebanon masih tegang. UEA tetap merekomendasikan kewaspadaan dan kepatuhan terhadap panduan keselamatan setempat. Platform Twajudi adalah alat penting untuk komunikasi antara warga dan kementerian. Pendaftaran gratis dan dapat dilakukan secara online. Keputusan ini menunjukkan fleksibilitas UEA dalam menyesuaikan imbauan perjalanan berdasarkan kondisi.

Kesimpulannya, dimulainya kembali perjalanan ke Lebanon merupakan langkah menuju normalisasi, namun dengan persyaratan. Warga harus menganggap serius kewajiban pendaftaran dan terus mengikuti perkembangan. UEA tetap waspada dan akan terus memantau situasi. Untuk pertanyaan, kementerian luar negeri selalu siap membantu.

Tanya tentang berita ini

Jawaban AI hanya dari berita ini.

Ini ringkasan singkat buatan AI. Artikel lengkap ada di sumbernya.

Baca selengkapnya di sumberkhaleejtimes.com

Berita terkait