Lewati ke konten
Ravington
Kembali ke berita
Dunia

Presiden Erdoğan Terima Perwakilan Tinggi UE Kaja Kallas

Bursa Hakimiyet
WhatsApp

Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan menerima Perwakilan Tinggi Uni Eropa untuk Urusan Luar Negeri dan Kebijakan Keamanan, Kaja Kallas, di Kompleks Kepresidenan di Ankara. Pertemuan tersebut merupakan bagian dari kunjungan resmi Kallas ke Turki. Kedua pihak membahas hubungan bilateral antara Turki dan UE serta isu-isu regional dan internasional. Turki telah lama menjadi kandidat untuk bergabung dengan UE, namun negosiasi telah terhenti selama bertahun-tahun. Erdoğan menekankan pentingnya memperdalam kerja sama dengan UE, terutama di bidang ekonomi, keamanan, dan migrasi. Kallas mengakui peran Turki sebagai mitra penting di kawasan dan menyoroti perlunya dialog yang konstruktif.

Pembicaraan juga berfokus pada situasi di Ukraina, Timur Tengah, dan Mediterania timur. Erdoğan dan Kallas membahas kemungkinan menghidupkan kembali perjanjian bea cukai antara Turki dan UE. Topik lainnya adalah liberalisasi visa bagi warga Turki, yang merupakan kepentingan utama Ankara. Kallas berjanji untuk mendorong percepatan negosiasi. Namun, pihak UE menekankan perlunya reformasi di Turki, terutama di bidang supremasi hukum dan hak asasi manusia. Erdoğan menunjukkan kemajuan yang telah dicapai Turki dalam beberapa tahun terakhir dan meminta lebih banyak pengertian dari UE.

Pertemuan ini terjadi di tengah hubungan yang tegang antara Turki dan beberapa negara anggota UE. Sikap UE terhadap operasi militer Turki di Suriah dan kritik terhadap situasi hak asasi manusia di Turki membebani hubungan. Meskipun demikian, kedua pihak menyatakan kesediaan untuk melanjutkan dialog. Kallas menekankan bahwa UE menganggap Turki sebagai mitra strategis, tetapi juga memiliki harapan yang jelas terhadap kepatuhan terhadap standar demokrasi. Erdoğan sebaliknya mengkritik UE karena kurangnya fleksibilitas dalam negosiasi aksesi.

Selain isu politik, masalah ekonomi juga menjadi fokus utama. Turki adalah mitra dagang penting bagi UE, dan kedua pihak ingin memperluas kerja sama ekonomi. Kallas dan Erdoğan membahas cara meningkatkan volume perdagangan dan mendorong investasi. UE adalah pasar ekspor terbesar bagi Turki, dan Ankara berharap dapat memodernisasi perjanjian bea cukai. Kallas berjanji untuk mengintensifkan pembicaraan teknis mengenai masalah ini. Kerja sama energi, terutama di bidang energi terbarukan, juga dibahas.

Sebagai penutup, kedua pihak menekankan pentingnya pertukaran rutin di tingkat tertinggi. Kallas mengundang Erdoğan untuk mengunjungi Brussel guna melanjutkan pembicaraan. Erdoğan menerima undangan tersebut dan menegaskan komitmen Turki terhadap kemitraan yang erat dengan UE. Pertemuan ini dinilai konstruktif dan positif oleh kedua belah pihak. Masih harus dilihat apakah pembicaraan ini akan menghasilkan kemajuan konkret dalam hubungan bilateral. Langkah selanjutnya akan tergantung pada kesediaan kedua pihak untuk berkompromi.

Tanya tentang berita ini

Jawaban AI hanya dari berita ini.

Ini ringkasan singkat buatan AI. Artikel lengkap ada di sumbernya.

Baca selengkapnya di sumberbursahakimiyet.com.tr

Berita terkait