
Pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2022 antara Belanda dan Maroko berakhir dengan drama adu penalti. Setelah bermain imbang 1-1 selama 120 menit, Maroko menang 3-2 dalam adu penalti. Hasil ini membuat Belanda, salah satu favorit Eropa, tersingkir lebih awal, sementara Maroko melaju ke perempat final untuk pertama kalinya sejak 1986.
Belanda unggul lebih dulu melalui gol Cody Gakpo pada menit ke-20. Gakpo mencetak gol hanya dua hari setelah kematian ayahnya, sebuah momen emosional yang menyentuh banyak pihak. Namun, Maroko berhasil menyamakan kedudukan melalui sundulan Hakim Ziyech memanfaatkan sepak pojok pada menit ke-35. Babak pertama berakhir dengan skor 1-1.
Di babak kedua, kedua tim saling menyerang. Belanda mendominasi penguasaan bola, tetapi pertahanan Maroko yang solid membuat mereka kesulitan menembus. Kiper Maroko, Yassine Bounou, tampil gemilang dengan beberapa penyelamatan penting, termasuk menepis tendangan Memphis Depay. Di sisi lain, Belanda juga memiliki peluang melalui serangan balik cepat.
Memasuki perpanjangan waktu, kelelahan mulai terlihat. Belanda tetap mencoba menekan, tetapi Bounou kembali menjadi pahlawan dengan penyelamatan spektakuler. Maroko hampir mencetak gol kemenangan melalui tendangan jarak jauh Achraf Hakimi, namun kiper Belanda Bart Verbruggen berhasil menggagalkannya. Skor tetap 1-1 hingga akhir perpanjangan waktu.
Adu penalti menjadi penentu. Bounou menggagalkan dua tendangan penalti pemain Belanda, sementara Maroko sukses mengeksekusi tiga penalti mereka. Kekalahan ini menambah daftar panjang kegagalan Belanda dalam adu penalti di Piala Dunia. Maroko kini akan menghadapi Kanada di perempat final, dengan harapan menjadi tim Afrika pertama yang mencapai semifinal.
Tanya tentang berita ini
Jawaban AI hanya dari berita ini.
Ini ringkasan singkat buatan AI. Artikel lengkap ada di sumbernya.
Baca selengkapnya di sumberisport.blesk.cz