Lewati ke konten
Ravington
Kembali ke berita
Kesehatan

Gelombang Panas Italia: 25 dari 27 Kota dalam Status Siaga Merah

Il Sole 24 Ore
WhatsApp

Pada tanggal 30 Juni dan 1 Juli 2025, sebanyak 25 dari 27 kota yang dipantau di Italia akan mencapai tingkat peringatan panas tertinggi, yaitu alarm merah. Hal ini berdasarkan buletin harian yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan Italia untuk 27 kota dengan prakiraan hingga 48 jam ke depan. Peringatan merah berarti bahaya kesehatan yang ekstrem bagi seluruh populasi, tidak hanya kelompok berisiko. Kota-kota besar seperti Roma, Milan, Napoli, dan Florence diperkirakan akan mengalami suhu di atas 40 derajat Celcius. Otoritas setempat menyarankan untuk menghindari paparan sinar matahari langsung, minum banyak air, dan tidak melakukan aktivitas fisik berat pada jam-jam terpanas.

Gelombang panas ini disebabkan oleh sistem tekanan tinggi yang stabil di atas Laut Mediterania, yang membawa udara panas dari Afrika Utara ke Italia. Ahli meteorologi memperkirakan suhu bisa terus meningkat dalam beberapa hari ke depan sebelum sedikit mereda. Peringatan merah berlaku selama dua hari, namun situasi akan dievaluasi setiap hari. Dalam beberapa tahun terakhir, gelombang panas di Italia telah menyebabkan ribuan kematian tambahan, terutama di kalangan lansia dan mereka yang memiliki kondisi medis yang sudah ada sebelumnya. Kementerian Kesehatan telah mengaktifkan rencana darurat yang mencakup pendirian ruang pendingin dan peningkatan kunjungan ke individu yang rentan.

27 kota yang dipantau dalam sistem peringatan panas tersebar di seluruh negeri dan mewakili wilayah metropolitan terbesar. Hanya dua kota, kemungkinan di utara atau di dataran tinggi, yang tidak termasuk dalam peringatan merah. Nama pasti kota-kota tersebut tidak disebutkan, namun diduga tempat seperti Aosta atau Trento. Peringatan merah adalah yang tertinggi dari tiga tingkat (hijau, kuning, merah) dan hanya dikeluarkan saat gelombang panas ekstrem. Gelombang panas terakhir yang sebanding terjadi pada Juli 2023, ketika banyak kota juga mengeluarkan peringatan merah.

Otoritas kesehatan Italia mendesak masyarakat untuk memperhatikan tetangga dan kerabat yang lanjut usia. Rumah sakit telah diinstruksikan untuk mempersiapkan unit gawat darurat menghadapi lonjakan pasien. Pasokan listrik juga mungkin terpengaruh oleh tingginya permintaan AC, sehingga operator jaringan menyediakan kapasitas tambahan. Di beberapa kota, gedung publik seperti perpustakaan dan gereja dibuka sebagai pusat pendingin. Gelombang panas ini bertepatan dengan dimulainya liburan musim panas, yang menyebabkan peningkatan lalu lintas perjalanan dan pantai yang padat.

Para ahli memperingatkan bahwa gelombang panas akan semakin sering dan intens akibat perubahan iklim. Italia sangat rentan karena terletak di kawasan Mediterania yang memanas lebih cepat daripada rata-rata global. Pemerintah telah mengumumkan langkah-langkah adaptasi perubahan iklim, termasuk lebih banyak ruang hijau di kota dan isolasi bangunan yang lebih baik. Namun untuk jangka pendek, kewaspadaan tetap menjadi alat utama. Warga diminta untuk mengikuti peringatan resmi dan mengikuti rekomendasi otoritas untuk menghindari dampak kesehatan.

Tanya tentang berita ini

Jawaban AI hanya dari berita ini.

Ini ringkasan singkat buatan AI. Artikel lengkap ada di sumbernya.

Baca selengkapnya di sumberilsole24ore.com

Berita ini di sumber lain · 2

ItalyTurkey

Berita terkait