
Katrina Cuschieri, putri dari mantan kepala MFSA dan CEO Project Green Joseph Cuschieri, telah mendapatkan pekerjaan pemerintah lainnya kali ini di Kantor Perdana Menteri. Setelah menempati serangkaian posisi yang didanai negara selama empat tahun terakhir, Cuschieri direkrut sebagai penasihat di OPM dan ditempatkan di direktorat Vision 2050. Unit ini bertanggung jawab untuk mengoordinasikan strategi jangka panjang pemerintah Malta dalam pembangunan nasional.
Vision 2050 dipromosikan secara besar-besaran oleh Partai Buruh menjelang pemilihan umum baru-baru ini, namun dianggap oleh para kritikus sebagai sekadar latihan pemasaran yang didanai oleh uang pajak. Sumber-sumber di OPM yang akrab dengan penunjukan tersebut mengatakan kepada The Shift bahwa posisi ini diisi tanpa proses rekrutensi kompetitif. Hal ini memungkinkan Cuschieri untuk menghindari prosedur normal yang diperlukan untuk pengangkatan sektor publik.
Meskipun berusia dua puluhan dan tidak memiliki pengalaman atau keahlian yang signifikan, Cuschieri tetap diberikan paket gaji yang menguntungkan yang didanai oleh pembayar pajak. Langkah terbaru ini menandai bab baru dalam serangkaian peran yang didanai negara secara cepat, yang berulang kali menimbulkan pertanyaan tentang perlakuan istimewa. Pengaruh ayahnya, Joseph Cuschieri, mantan kepala MFSA yang tercemar namanya, tetap menjadi sorotan utama dalam kasus ini.
Joseph Cuschieri sendiri telah mengumpulkan sejumlah peran pemerintah meskipun ia terpaksa mengundurkan diri dari MFSA akibat berbagai skandal. Ia kemudian diangkat sebagai CEO Project Green dan penasihat kebijakan untuk Sekretaris Parlemen Keith Azzopardi Tanti. Konsultan pribadinya, CP Advisory, juga memungkinkan rekan-rekan kerjanya lainnya untuk mendapatkan pekerjaan di sektor pemerintah. Hal ini menunjukkan pola ketergantungan yang kuat antara keluarga Cuschieri dan administrasi pemerintahan saat ini.
Penunjukan terbaru putri Cuschieri juga menimbulkan pertanyaan tentang transparansi di Kantor Perdana Menteri. Meskipun telah berulang kali diminta, OPM konsisten menolak untuk mengungkapkan siapa saja yang menjadi bagian dari Direktorat Vision 2050. Mereka juga menolak permintaan kebebasan informasi yang diajukan oleh The Shift mengenai kontrak dan peran para karyawan di unit tersebut. Sebelumnya, direktorat ini dipimpin oleh Ronald Mizzi, seorang sekretaris permanen yang sedang menghadapi tuduhan pidana terkait konsesi rumah sakit.
Tanya tentang berita ini
Jawaban AI hanya dari berita ini.
Ini ringkasan singkat buatan AI. Artikel lengkap ada di sumbernya.
Baca selengkapnya di sumbertheshiftnews.com