Lewati ke konten
Ravington
Kembali ke berita
Budaya & Seni

Obsesi Media terhadap Pernikahan Taylor Swift Mendukung Ideologi Tradwife Sayap Kanan

Newsroom
WhatsApp

Liputan media tentang pernikahan Taylor Swift yang akan datang sangat masif, tidak hanya dari situs gosip tetapi juga dari media arus utama seperti CNN, New York Times, dan Fox News. Di Selandia Baru, New Zealand Herald dan Stuff juga rutin memberitakannya. Fokus berlebihan pada pernikahan ini mengalihkan perhatian dari karya seni Swift dan pengaruhnya sebagai wanita pekerja, serta mendorong peran tradisional sebagai istri dan ibu.

Penulis komentar, seorang penggemar lama Swift, mengkritik bahwa liputan tersebut merusak dampak positif karya Swift bagi penggemar wanitanya. Swift telah semakin banyak menyoroti seksisme di tempat kerja melalui lagu dan video musiknya. Sebuah studi terbaru menunjukkan bahwa sejak 2014, Swift semakin sering memasukkan materi politik dalam karyanya, terutama mengkritik standar ganda seksis.

Obsesi pada pernikahan ini, menurut penulis, secara langsung mendukung ideologi tradwife sayap kanan yang mengaitkan feminitas dengan inferioritas, peran ibu, dan pekerjaan rumah tangga tanpa bayaran. Ideologi ini dipromosikan oleh kalangan konservatif dan bertentangan dengan pesan Swift tentang pemberdayaan perempuan dan kesuksesan karier.

Swift sendiri telah menghubungkan feminitasnya dengan statusnya sebagai wanita pekerja selama dua dekade. Dalam lebih dari 250 lagu, ia menggambarkan wanita sebagai pribadi yang utuh, kompleks, dan agen yang mampu berbuat baik maupun buruk. Representasi ini telah berdampak positif pada penggemar, seperti yang ditunjukkan oleh penelitian dari University of Vermont.

Penulis mendesak media untuk mengevaluasi ulang liputan mereka. Alih-alih berfokus pada hal-hal sepele seperti lokasi pernikahan atau manikur pengantin, media seharusnya menghargai pencapaian artistik Swift dan perjuangannya melawan seksisme. Liputan saat ini dianggap tidak hanya tidak relevan tetapi juga berbahaya karena memperkuat peran gender yang reaksioner.

Tanya tentang berita ini

Jawaban AI hanya dari berita ini.

Ini ringkasan singkat buatan AI. Artikel lengkap ada di sumbernya.

Baca selengkapnya di sumbernewsroom.co.nz

Berita terkait