
Turki sedang dilanda gelombang panas yang intens, terutama di wilayah Anatolia Tenggara. Badan Meteorologi memperingatkan suhu bisa mencapai 40 derajat Celcius dan menyarankan kewaspadaan ekstra pada jam-jam terpanas. Kota-kota seperti Şanlıurfa, Gaziantep, dan Diyarbakır diperkirakan akan mengalami suhu tertinggi antara 38 hingga 40 derajat. Di wilayah lain seperti Anatolia Dalam, Aegea, dan Mediterania, suhu maksimum berkisar antara 34 hingga 38 derajat. Otoritas merekomendasikan untuk tetap di tempat teduh antara pukul 11.00 dan 16.00 serta minum banyak air.
Gelombang panas ini disertai angin kencang, terutama di barat daya Marmara dan pesisir Aegea Utara. Kecepatan angin diperkirakan mencapai 30 hingga 50 kilometer per jam, yang dapat menyebabkan gangguan lalu lintas dan kerusakan atap. Masyarakat diminta untuk mengambil tindakan pencegahan dan mengamankan benda-benda yang mudah terbawa angin. Meskipun suhu tinggi, sebagian besar wilayah diperkirakan tidak akan turun hujan, memperparah kekeringan.
Yang mengkhawatirkan, malam hari tidak memberikan kesejukan yang berarti. Di Anatolia Tenggara, suhu malam hari tidak turun di bawah 24 hingga 26 derajat. Hal ini menjadi beban tambahan bagi lansia, penderita penyakit kronis, dan anak-anak. Dokter memperingatkan risiko sengatan panas dan masalah peredaran darah akibat paparan panas berkepanjangan. Disarankan untuk mengenakan pakaian tipis dan menghindari aktivitas fisik berat.
Wilayah Mediterania juga mengalami panas yang menyengat, dengan kelembaban tinggi membuat suhu terasa lebih panas. Di kota seperti Antalya dan Adana, suhu maksimum mencapai 35 hingga 37 derajat, namun terasa lebih panas karena kelembaban. Otoritas menyarankan untuk berada di ruangan ber-AC dan memastikan asupan cairan cukup. Orang dengan penyakit jantung dan pembuluh darah sangat rentan.
Gelombang panas diperkirakan akan berlangsung beberapa hari ke depan. Badan Meteorologi merekomendasikan untuk mengikuti peringatan resmi dan mengambil langkah-langkah pencegahan yang disebutkan. Rencana darurat telah diaktifkan di daerah terdampak untuk merespons kasus sengatan panas dengan cepat. Masyarakat diminta untuk memperhatikan tetangga dan kerabat, terutama lansia yang tinggal sendiri.
Tanya tentang berita ini
Jawaban AI hanya dari berita ini.
Ini ringkasan singkat buatan AI. Artikel lengkap ada di sumbernya.
Baca selengkapnya di sumber5ocakgazetesi.comBerita ini di sumber lain · 3
- Heat Wave Striking South Korea: At 38 Degrees, Death Risk Among Elderly Increases by 19 PercentYonhap News Agency (Korean)·
- The Hidden Danger of Vitamins We Take from Supermarket Shelves During Hot WeatherAdevărul·
- Important Meeting Held in Yalova to Prevent Maternal and Infant MortalityYalova Gazetesi·