Lewati ke konten
Ravington
Kembali ke berita
Dunia

Ledakan di Monaco: Tiga Terluka, Dua Kritis

Libération
WhatsApp

Sebuah ledakan keras terjadi di Monaco, melukai tiga orang, dua di antaranya dalam kondisi kritis. Otoritas setempat segera meluncurkan penyelidikan. Seorang pria terekam kamera meletakkan ransel sesaat sebelum ledakan. Para korban diduga merupakan anggota keluarga Ukraina. Motif di balik insiden ini masih belum jelas, namun polisi tidak menutup kemungkinan aksi teror.

Ledakan tersebut mengguncang kota Monaco yang biasanya tenang, menyebabkan kepanikan di kalangan warga. Saksi mata melaporkan suara dentuman keras yang merusak beberapa bangunan di sekitarnya. Tim penyelamat tiba dengan cepat dan memberikan pertolongan pertama. Korban luka kritis dilarikan ke rumah sakit terdekat. Identitas pria yang membawa ransel sedang diperiksa.

Keluarga Ukraina yang menjadi korban tampaknya berada di lokasi secara kebetulan. Mereka diduga wisatawan atau pengunjung. Otoritas telah meningkatkan langkah-langkah keamanan di Monaco. Penyelidikan difokuskan pada ransel dan kemungkinan residu bahan peledak. Sejauh ini belum ada indikasi keterlibatan organisasi teroris.

Monaco dikenal sebagai kota yang aman dan mewah, sehingga insiden seperti ini sangat jarang terjadi. Polisi bekerja sama dengan mitra internasional untuk mengungkap kasus ini. Masyarakat diminta untuk tetap waspada. Kondisi para korban stabil dan mendapatkan perawatan medis. Penyebab pasti ledakan masih diselidiki.

Peristiwa ini menjadi berita utama di seluruh dunia karena Monaco biasanya dianggap tempat yang aman. Otoritas berjanji akan mengusut tuntas insiden ini. Kedutaan Besar Ukraina telah diberitahu dan memberikan bantuan kepada keluarga korban. Penyelidikan masih berlangsung, dan detail lebih lanjut diharapkan segera diumumkan. Kota Monaco menyatakan duka cita dan solidaritas kepada para korban.

Tanya tentang berita ini

Jawaban AI hanya dari berita ini.

Ini ringkasan singkat buatan AI. Artikel lengkap ada di sumbernya.

Baca selengkapnya di sumberliberation.fr

Berita terkait