
Sebuah laporan baru mengungkapkan bahwa perusahaan BusPatrol berencana mengubah kamera yang dipasang di bus sekolah menjadi pembaca plat nomor yang aktif sepanjang waktu. Sebelumnya, kamera ini hanya aktif ketika ada kendaraan yang melanggar aturan dengan melewati bus sekolah yang berhenti. Kini, kamera akan terus merekam data kendaraan apa pun yang terlihat, dan data tersebut akan dijual kepada aparat penegak hukum yang sudah menjadi pelanggan BusPatrol. Perusahaan ini mengklaim telah mengoperasikan lebih dari 40.000 kamera di 24 negara bagian AS.
Rencana ini terungkap melalui dokumen bocor yang dipublikasikan oleh 404media. BusPatrol mendapat tekanan dari investor baru untuk mencari sumber pendapatan alternatif. Saat ini, pengujian sedang dilakukan dengan satu bus sekolah, dan 100 kamera pembaca plat nomor direncanakan akan dipasang pada bus sekolah pada akhir bulan depan. Perusahaan menggunakan perangkat lunak AI untuk meninjau gambar secara otomatis dan mengirimkannya ke penegak hukum.
Para aktivis hak sipil menyatakan keprihatinan atas perkembangan ini. Mereka melihat penggunaan pembaca plat nomor otomatis yang tidak diatur sebagai pengawasan massal inkonstitusional oleh pemerintah. Jay Stanley dari American Civil Liberties Union memperingatkan tentang "neraka penegakan berlebihan" yang dapat diciptakan oleh AI. Sudah ada laporan tentang polisi yang menggunakan sistem kamera Flock untuk menguntit orang.
Kritik terhadap kamera stop-arm bukanlah hal baru. Kamera ini sebelumnya telah dikritik karena tidak memberikan manfaat keselamatan yang dijanjikan. Meskipun demikian, kamera ini telah menghasilkan pendapatan puluhan juta dolar bagi perusahaan yang mengoperasikannya. Rencana baru BusPatrol akan mengintegrasikan kamera ini ke dalam jaringan pengawasan yang sudah padat, yang melacak pergerakan orang melalui plat nomor dan sinyal perangkat elektronik.
Para ahli keamanan seperti Matt Hurewitz menekankan bahwa undang-undang tertinggal jauh dari teknologi ini. Perusahaan yang menjual kamera ini telah membangun bisnis di sekitar penjualan data kepada penegak hukum, tanpa memerlukan surat perintah. Perluasan pengawasan ke bus sekolah ini dapat memiliki implikasi besar bagi privasi.
Tanya tentang berita ini
Jawaban AI hanya dari berita ini.
Ini ringkasan singkat buatan AI. Artikel lengkap ada di sumbernya.
Baca selengkapnya di sumberthedrive.comBerita ini di sumber lain · 5
- Automatic License Plate Recognition Systems: Cancellation or Improvement?Yahoo Sports·
- Police in Germany Continue to Use Controversial Palantir SoftwareRheinische Post·
- LAPD to Terminate Contract with Surveillance Company Flock SafetyABC7 Los Angeles·
- 'Chat Control' Decision from Avrupa Parlamentosu: Is Digital Privacy at Risk?Sol Haber Portalı (National Digital News)·
- 2026 Dünya Kupası, Yapay Zeka Destekli Küresel Gözetimi Yeni Boyutlara TaşıyorTechdirt·