Lewati ke konten
Ravington
Kembali ke berita
Teknologi

Orbital rencanakan 100.000 pusat data di orbit

SpaceNews
WhatsApp

Startup Orbital yang baru berusia lima bulan telah mengajukan izin ke Komisi Komunikasi Federal AS untuk menempatkan hingga 100.000 satelit pusat data di orbit. Tujuannya adalah menyediakan 10 gigawatt daya komputasi dari luar angkasa untuk memenuhi permintaan kecerdasan buatan yang terus meningkat. Satelit-satelit ini akan ditempatkan di orbit rendah Bumi dan memungkinkan pemrosesan data langsung di luar angkasa. Hal ini dapat mengurangi latensi untuk aplikasi AI secara drastis dan membuka peluang baru untuk sumber daya komputasi global. Orbital menekankan bahwa proyek ini akan lebih ramah lingkungan daripada pusat data di darat karena energi surya dapat digunakan lebih efisien di orbit.

Gagasan memindahkan pusat data ke luar angkasa bukanlah hal baru, tetapi Orbital adalah perusahaan pertama yang merencanakan jumlah satelit sebesar ini. Konsep sebelumnya dari Microsoft atau Amazon hanya menargetkan proyek uji coba kecil. Orbital sebaliknya ingin membangun infrastruktur lengkap yang dapat bersaing dengan layanan cloud tradisional. Satelit akan dilengkapi dengan prosesor bertenaga tinggi dan sistem pendingin yang tahan terhadap kondisi ekstrem luar angkasa. Perusahaan berencana meluncurkan satelit dalam beberapa gelombang, dimulai dengan armada pertama sebanyak 1.000 unit.

Proses persetujuan FCC diperkirakan memakan waktu berbulan-bulan karena harus mempertimbangkan aspek keamanan dan lingkungan. Kritikus memperingatkan tentang sampah luar angkasa dan potensi gangguan terhadap astronomi. Orbital berjanji bahwa satelit akan masuk kembali ke atmosfer Bumi secara terkendali dan terbakar habis setelah masa pakainya. Selain itu, satelit akan dilengkapi dengan sistem penghindaran tabrakan. Perusahaan berharap dapat mencapai kapasitas penuh 100.000 satelit dalam waktu lima tahun.

Permintaan daya komputasi AI meningkat pesat, didorong oleh model bahasa besar dan generasi gambar. Pusat data saat ini mencapai batasnya, baik dalam hal konsumsi energi maupun ruang fisik. Orbital melihat luar angkasa sebagai solusi karena energi surya tidak terbatas dan pendinginan lebih mudah dilakukan oleh lingkungan yang dingin. Selain itu, pemrosesan dan penyimpanan data dapat dilakukan lebih dekat ke pengguna, sehingga meningkatkan latensi.

Jika Orbital mendapatkan izin, ini akan menjadi tonggak sejarah bagi industri antariksa dan pengembangan AI. Perusahaan berencana menjalin kemitraan dengan perusahaan teknologi besar untuk memasarkan daya komputasi. Para ahli melihat proyek ini ambisius tetapi layak secara teknis. Tantangan terbesar terletak pada pendanaan dan keandalan komunikasi satelit. Orbital telah melakukan pembicaraan awal dengan investor dan optimis dapat mengumpulkan dana yang diperlukan.

Tanya tentang berita ini

Jawaban AI hanya dari berita ini.

Ini ringkasan singkat buatan AI. Artikel lengkap ada di sumbernya.

Baca selengkapnya di sumberspacenews.com

Berita terkait