Pakistan perkenalkan pembayaran haji online, pendaftaran 2027 capai 150.000

Pakistan akan mengizinkan calon jemaah haji untuk membayar biaya haji secara online untuk pertama kalinya melalui jaringan antar bank 1LINK negara itu, kata Kementerian Urusan Agama pada hari Selasa. Langkah ini menghilangkan kebutuhan untuk mengunjungi cabang bank, sementara otoritas mempercepat persiapan untuk haji 2027 di tengah pendaftaran yang sedang berlangsung untuk ibadah haji.
Pengenalan sistem pembayaran online ini merupakan langkah signifikan dalam memodernisasi proses haji di Pakistan. Sebelumnya, jemaah harus pergi ke bank secara langsung untuk membayar biaya, yang sering menyebabkan antrean panjang dan masalah logistik. Dengan solusi baru ini, pembayaran dapat dilakukan dengan nyaman dari rumah, membuat seluruh proses lebih efisien.
Pemerintah Pakistan telah menetapkan tujuan untuk mendigitalkan administrasi haji dan mengurangi hambatan birokrasi. Sistem 1LINK, yang sudah digunakan untuk transaksi keuangan lainnya, menyediakan platform yang aman dan andal untuk pembayaran. Otoritas berharap ini akan memudahkan partisipasi dalam haji dan memberi lebih banyak orang kesempatan untuk memenuhi kewajiban agama ini.
Pendaftaran untuk haji 2027 telah dimulai dan mencatat peningkatan signifikan dalam jumlah pendaftar. Dengan lebih dari 150.000 jemaah terdaftar, minat terhadap ibadah haji sangat besar. Pemerintah bekerja untuk memperluas kapasitas dan meningkatkan layanan bagi jemaah guna memastikan kelancaran pelaksanaan.
Haji adalah salah satu dari lima rukun Islam dan merupakan kewajiban agama bagi setiap Muslim yang mampu. Pakistan setiap tahun mengirimkan sejumlah besar jemaah ke Arab Saudi. Pengenalan pembayaran online adalah langkah lain untuk membuat proses lebih transparan dan mudah diakses. Otoritas menekankan bahwa digitalisasi juga membantu mencegah korupsi dan penyalahgunaan.
Tanya tentang berita ini
Jawaban AI hanya dari berita ini.
Ini ringkasan singkat buatan AI. Artikel lengkap ada di sumbernya.
Baca selengkapnya di sumberarabnews.pk