Lewati ke konten
Ravington
Kembali ke berita
Utama

Saksi menceritakan peristiwa tersebut dalam persidangan pembunuhan Sapanca.

Medyabar
WhatsApp

Pengembangan baru terjadi dalam persidangan kasus pertengaran pisau yang terjadi di distrik Sapanca dan mengakibatkan kematian Yasin Emre Solmaz. Dalam sidang yang berlangsung di Sakarya 2. Ağır Ceza Mahkemesi, saksi-saksi yang memberikan penerangan pada kejadian malam itu didengar. Para saksi menyatakan ke pengadilan bahwa mereka tidak melihat pertengkaran pada awal kejadian, tetapi menyampaikan detail mengenai momen penikaman. Saksi bernama M.K. menyatakan bahwa dia masuk di antara Solmaz dan terdakwa E.Y. untuk mencoba menghentikan pertengkaran. Diduga bahwa di lokasi kejadian, Solmaz melepas jaket dan topinya, menggantungkannya pada pagar, meletakkan tangannya di pinggang, dan mengutuk.

Menurut keterangan para saksi, ketika pertengkaran memanas, terdakwa K.Y.Y. mengayunkan pisau yang dipegangnya ke arah Solmaz. Pada saat itu, Yasin Emre Solmaz mulai berlari, dan M.K. serta terdakwa E.Y. mengejarnya. Menyatakan bahwa mereka mendengar M.K. menelepon 112 Acil Çağrı Merkezi saat meninggalkan lokasi, para saksi menyatakan bahwa mereka tidak mendengar beberapa ucapan yang diduga dikatakan para terdakwa. Beberapa saksi menceritakan kepada pengadilan bahwa mereka melihat noda darah pada pakaian para terdakwa setelah kejadian. Seorang saksi yang bersama Solmaz dan teman-temannya lainnya juga mengatakan dalam sidang bahwa tidak ada konsumsi alkohol dan mereka tidak berada di lokasi pada saat penikaman.

Pengacara pihak pelapor mengumumkan bahwa mereka akan mengajukan banding atas keputusan agar beberapa saksi yang merupakan rekan para terdakwa juga diadili. Pihak kejaksaan menuntut agar para terdakwa dihukum dengan hukuman tertinggi, sementara penasihat hukum terdakwa meminta waktu tambahan untuk menyiapkan pembelaan tertulis. Majelis hakim memutuskan untuk melanjutkan status tahanan para terdakwa yang ditahan dan menunda sidang ke tanggal mendatang. Keputusan ini untuk kelanjutan penahanan berarti para terdakwa akan tetap dipenjara.

Sesuai dengan dakwaan yang disiapkan oleh Sakarya Cumhuriyet Başsavcılığı dan diterima oleh pengadilan, para terdakwa K.Y.Y. dan E.Y. dituntut dengan hukuman penjara seumur hidup atas kejahatan "pembunuhan disengaja". Selain itu, terdakwa K.Y.Y. dituntut hukuman penjara 6 bulan hingga 1 tahun atas kejahatan "luka ringan". Persidangan akan berlanjut pada sidang-sidang mendatang dengan pengambilan pembelaan penasihat hukum terdakwa dan pemeriksaan saksi lainnya. Proses peradilan berlanjut dengan tekad untuk mengungkap detail kejadian.

Tanya tentang berita ini

Jawaban AI hanya dari berita ini.

Ini ringkasan singkat buatan AI. Artikel lengkap ada di sumbernya.

Baca selengkapnya di sumbermedyabar.com

Berita terkait