Lewati ke konten
Ravington
Kembali ke berita
Ekonomi

Bahaya nyata dari derivatif baru yang panas ini diabaikan

The Print (Economy)
WhatsApp

Pengenalan derivatif baru yang populer di pasar kripto membawa risiko signifikan yang sering diabaikan. Ketika pedagang diizinkan meminjam terlalu banyak uang pada aset kripto yang volatil, risiko penjualan otomatis dan kerugian besar meningkat. Mekanisme ini dapat memicu reaksi berantai yang mengganggu stabilitas seluruh pasar. Banyak investor tidak sepenuhnya menyadari risikonya karena produknya kompleks dan tidak transparan. Regulator sejauh ini hanya bereaksi lamban, membuat situasi semakin berbahaya.

Leverage tinggi pada derivatif kripto memperkuat keuntungan dan kerugian secara eksponensial. Ketika pasar turun, posisi dilikuidasi secara otomatis, mempercepat tren penurunan. Fenomena ini telah diamati pada kehancuran sebelumnya, seperti keruntuhan Terra Luna pada 2022. Saat itu, leverage berlebihan menyebabkan kegagalan sistemik yang merugikan banyak investor. Produk saat ini bahkan lebih berisiko karena didasarkan pada aset yang kurang likuid.

Masalah lain adalah kurangnya transparansi dalam penetapan harga dan aset dasar. Banyak derivatif tidak tercatat di bursa teregulasi, melainkan diperdagangkan di luar bursa. Ini menyulitkan investor untuk menilai risiko sebenarnya. Selain itu, seringkali tidak ada mekanisme keamanan seperti margin call yang umum di pasar tradisional. Sebaliknya, likuidasi terjadi secara otomatis tanpa peringatan, menyebabkan kerugian total mendadak.

Regulator di seluruh dunia menghadapi tantangan untuk mengimbangi perkembangan cepat. Sementara beberapa negara seperti AS menerapkan aturan lebih ketat, yang lain seperti Singapura atau Swiss tetap liberal. Ini menciptakan peluang arbitrase regulasi, di mana penyedia pindah ke negara dengan aturan longgar. Koordinasi internasional sangat diperlukan untuk meminimalkan risiko sistemik. Namun, belum ada standar seragam untuk derivatif kripto.

Investor harus menyadari bahayanya dan hanya menginvestasikan modal yang mampu mereka rugikan. Uji tuntas menyeluruh dan pemahaman produk sangat penting. Para ahli merekomendasikan untuk menghindari produk leverage atau hanya berdagang dengan jumlah kecil. Dalam jangka panjang, regulasi yang lebih ketat dapat membuat pasar lebih aman, tetapi sampai saat itu risikonya tetap tinggi. Bahaya sebenarnya terletak pada kombinasi utang tinggi, volatilitas, dan kurangnya pengawasan.

Tanya tentang berita ini

Jawaban AI hanya dari berita ini.

Ini ringkasan singkat buatan AI. Artikel lengkap ada di sumbernya.

Baca selengkapnya di sumbertheprint.in

Berita terkait