Lewati ke konten
Ravington
Kembali ke berita
Budaya & Seni

Bagaimana 'Toy Story 5' Kembali Menggoda China dengan Strategi Pemasaran yang Cerdas

Radii China
WhatsApp

Toy Story 5 kembali ke China setelah tujuh tahun dan akan tayang pada 19 Juni, bertepatan dengan Festival Perahu Naga dan liburan musim panas. Film ini memanfaatkan tradisi lokal dan ritel koleksi untuk menarik penonton. Kampanye pemasarannya sangat luas, mulai dari pesawat bertema hingga figur koleksi terbatas.

China Eastern Airlines mengoperasikan pesawat bertema Toy Story penuh di rute Shanghai-Chengdu. Lebih dari 210 penumpang, termasuk banyak influencer, menerima merchandise eksklusif dan menonton trailer baru di dalam pesawat. Penerbangan ini menjadi acara viral yang meluas di media sosial.

Pixar bekerja sama dengan Shanghai Animation Film Studio untuk memproduksi film pendek tentang ritual tradisional Zhuazhou. Dalam ritual ini, bayi memilih benda pada ulang tahun pertamanya yang melambangkan masa depannya. Karakter Toy Story menemani anak melalui berbagai tahap kehidupan, menghubungkan merek Amerika dengan adat istiadat China.

Di ritel, TOP TOY meluncurkan blind box dengan figur langka skala 1/72 yang mendorong pembelian berulang. MINISO mengintegrasikan produk Toy Story ke dalam barang sehari-hari yang populer di kalangan Gen Z. Merek ini tidak lagi diposisikan sebagai merchandise film sementara, melainkan sebagai bagian dari konsumsi sehari-hari.

Strategi ini menunjukkan bagaimana Disney dan Pixar menghidupkan kembali hubungan mereka dengan pasar China setelah bertahun-tahun. Dengan penanaman budaya yang dalam dan penggunaan tren lokal seperti blind box dan pemasaran influencer, film ini berharap dapat menyamai kesuksesan sebelumnya. Toy Story 5 menjadi ujian bagi adaptasi waralaba global ke kebiasaan lokal.

Tanya tentang berita ini

Jawaban AI hanya dari berita ini.

Ini ringkasan singkat buatan AI. Artikel lengkap ada di sumbernya.

Baca selengkapnya di sumberradii.co

Berita terkait