Lewati ke konten
Ravington
Kembali ke berita
Utama

Trabzon Akan Mendapat Kawasan Industri Kecil Baru! Wali Kota Umumkan Langsung

Günebakış
WhatsApp

Dalam program "Warga Bertanya, Wali Kota Menjawab" yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Çarşıbaşı, berbagai masalah di kecamatan tersebut dibahas. Ketua Kamar Pengusaha dan Pengrajin Çarşıbaşı, Egemen Turan Kaynar, menyatakan bahwa harapan terbesar para pedagang adalah adanya Kawasan Industri Kecil. Wali Kota Ahmet Keleş mengumumkan bahwa mereka sedang mempersiapkan protokol untuk proyek tersebut dan menargetkan penyelesaian dalam 1,5 hingga 2 tahun.

Kaynar menekankan bahwa kecamatan sangat membutuhkan kawasan industri modern. Ia mengatakan bahwa para pedagang tidak mengharapkan dukungan finansial, melainkan hanya alokasi lahan. "Kami siap membangun kawasan industri kami sendiri dengan kemampuan kami. Berikan alokasi lahan, dan kami akan mewujudkan investasi ini dengan memanfaatkan proyek tipikal dari kementerian terkait," ujarnya.

Wali Kota Keleş menyatakan bahwa mereka akan bertindak bersama Kamar Pengusaha, koperasi yang akan dibentuk, ketua kecamatan, dan anggota dewan. "Kami akan membangun Kawasan Industri Kecil bersama-sama. Dalam waktu dekat, kami akan menyusun protokol. Alokasi lahan, model pembayaran, dan proses proyek akan berjalan sesuai protokol ini. Kawasan industri dengan sekitar 80 tempat usaha akan memenuhi kebutuhan penting kecamatan kami. Target kami adalah menyelesaikan proyek dalam 1,5 hingga 2 tahun," kata Keleş.

Selain kawasan industri, pintu masuk kecamatan dan transportasi juga dibahas. Kaynar meminta agar pintu masuk timur dan barat kecamatan ditata ulang melalui koordinasi dengan Direktorat Jenderal Jalan Raya. Ia mencatat bahwa Çarşıbaşı kehilangan visibilitasnya karena jalan pantai, dan menawarkan dukungan organisasi masyarakat sipil dalam proses ini.

Halte bus modern juga menjadi topik. Kaynar mengkritik bahwa dua halte yang dijanjikan selama kampanye pemilu belum dibangun, sehingga merugikan pelajar dan warga lanjut usia. Wali Kota Keleş menanggapi perdebatan tentang parkir berbayar dengan menyatakan bahwa kebijakan tersebut akan tetap berlaku. Masalah di lembaga publik juga dibahas, dan Keleş berjanji akan menyampaikan keluhan ke instansi terkait. Terakhir, ia mengingatkan pentingnya mematuhi aturan di ruang publik seperti Millet Bahçesi untuk menjadikan Çarşıbaşı lebih layak huni.

Tanya tentang berita ini

Jawaban AI hanya dari berita ini.

Ini ringkasan singkat buatan AI. Artikel lengkap ada di sumbernya.

Baca selengkapnya di sumbergunebakis.com.tr

Berita terkait