
Menteri Keuangan Tripura, Pranajit Singha Roy, pada hari Sabtu memuji Tripura State Cooperative Bank Ltd (TSCBL) karena mencatat rasio kredit terhadap deposito (CDR) tertinggi sebesar 66 persen pada tahun fiskal 2025-26 di antara lembaga keuangan yang beroperasi di negara bagian timur laut tersebut. CDR keseluruhan negara bagian berada di angka 49 persen, dibandingkan dengan rata-rata nasional sekitar 75 persen. Ini menunjukkan peran penting bank koperasi dalam penyaluran kredit di daerah pedesaan.
TSCBL telah menjadi pelopor dalam inklusi keuangan di Tripura dengan memberikan pinjaman kepada petani, usaha kecil, dan kelompok ekonomi lemah lainnya. Menteri menekankan bahwa CDR yang tinggi merupakan indikator pemanfaatan simpanan secara efektif untuk mendorong perekonomian lokal. Ia mendorong bank lain untuk mengikuti jejak TSCBL.
Bank koperasi ini telah memperluas jaringan cabangnya secara signifikan dalam beberapa tahun terakhir untuk menjangkau desa-desa terpencil. Hal ini telah meningkatkan penyaluran kredit, terutama di sektor pertanian. Bank menawarkan pinjaman dengan bunga rendah untuk input pertanian, irigasi, dan peternakan.
Meskipun TSCBL berhasil, CDR keseluruhan negara bagian yang sebesar 49 persen masih tertinggal dari rata-rata nasional. Ini menunjukkan potensi penyaluran kredit yang belum dimanfaatkan. Menteri mencatat bahwa pemerintah mengambil langkah-langkah untuk mendorong pinjaman di sektor lain.
Pengakuan terhadap TSCBL oleh menteri menggarisbawahi pentingnya bank koperasi bagi pembangunan daerah. Bank-bank ini berfungsi sebagai katalisator pertumbuhan ekonomi dan pengentasan kemiskinan. Bank berencana untuk terus mendigitalkan layanannya guna meningkatkan efisiensi.
Tanya tentang berita ini
Jawaban AI hanya dari berita ini.
Ini ringkasan singkat buatan AI. Artikel lengkap ada di sumbernya.
Baca selengkapnya di sumbertheprint.in