Lewati ke konten
Ravington
Kembali ke berita
Utama

Zeller Judit Diangkat sebagai Wakil Sekretaris Negara

Origo
WhatsApp

Organisasi pembela hak asasi manusia Hongaria, TASZ (Persatuan Hak Sipil Hongaria), mengumumkan bahwa stafnya, Zeller Judit, telah diangkat sebagai wakil sekretaris negara. Pengangkatan ini terjadi dalam konteks pergantian pemerintahan di mana sejumlah profesional dari masyarakat sipil telah diberi posisi penting di pemerintahan. Organisasi tersebut melihat ini sebagai tanda harapan untuk penguatan hak asasi manusia di negara ini. Zeller Judit sebelumnya bekerja sebagai pengacara dan ahli hak asasi manusia di TASZ, memperjuangkan hak-hak minoritas dan supremasi hukum. Posisi barunya di Kementerian Kehakiman atau Dalam Negeri (detail belum dikonfirmasi) dianggap sebagai langkah untuk mengintegrasikan perspektif masyarakat sipil ke dalam kerja pemerintahan.

TASZ menekankan dalam pernyataannya bahwa pengangkatan Zeller Judit adalah sinyal positif karena ia mewakili kontinuitas dan keahlian di bidang hak asasi manusia. Organisasi berharap akan ada lebih banyak pengangkatan dari masyarakat sipil untuk memperkuat institusi demokrasi. Namun, para kritikus memperingatkan bahwa pemerintah mungkin mencoba meningkatkan kredibilitas dalam isu hak asasi manusia melalui keputusan personal semacam ini tanpa melakukan reformasi mendasar. Pemerintah Hongaria dalam beberapa tahun terakhir telah berulang kali menerima kritik dari institusi Uni Eropa dan organisasi hak asasi manusia karena pembatasan kebebasan pers dan independensi peradilan.

Zeller Judit sendiri belum memberikan pernyataan publik mengenai peran barunya. Pekerjaannya sebelumnya di TASZ mencakup perwakilan hukum dalam kasus diskriminasi dan kekerasan polisi. Ia dianggap sebagai ahli hukum hak asasi manusia Eropa dan telah berpartisipasi dalam beberapa konferensi internasional. Pengangkatan ini tampaknya terjadi tanpa perdebatan publik yang besar, yang oleh beberapa komentator dikritik sebagai kurangnya transparansi. Para pendukung sebaliknya memuji pemilihan profesional yang berkualifikasi dari masyarakat sipil.

Masyarakat sipil Hongaria telah berada di bawah tekanan selama bertahun-tahun, terutama melalui undang-undang yang membatasi pendanaan asing untuk LSM. TASZ sendiri telah menjadi sasaran kampanye pemerintah yang menyebut mereka sebagai "agen asing". Dengan latar belakang ini, pengangkatan Zeller Judit dipandang sebagai titik balik potensial. Masih harus dilihat apakah ia benar-benar dapat memengaruhi kebijakan hak asasi manusia di posisi barunya atau hanya berfungsi sebagai alibi untuk kebijakan yang tidak berubah.

Secara keseluruhan, langkah ini menunjukkan bahwa pemerintah Hongaria di bawah Perdana Menteri Viktor Orbán setidaknya secara simbolis mendekati masyarakat sipil. Apakah ini akan menghasilkan perbaikan substansial tergantung pada keputusan politik selanjutnya. Komunitas internasional mengamati perkembangan ini dengan saksama, karena Hongaria telah mengalami pemotongan dana Uni Eropa karena defisit supremasi hukum. Pengangkatan Zeller Judit dapat berfungsi sebagai uji coba kesediaan pemerintah untuk memperkuat hak asasi manusia dan partisipasi masyarakat sipil.

Tanya tentang berita ini

Jawaban AI hanya dari berita ini.

Ini ringkasan singkat buatan AI. Artikel lengkap ada di sumbernya.

Baca selengkapnya di sumberorigo.hu

Berita terkait